Pendakian Gunung Binaya (Binaiya), Pulau Seram, Maluku - Bagian 1

Gunung Binaiya terletak di dalam kawasan Taman Nasional Manusela, Pulau Seram, Provinsi Maluku. Gunung ini merupakan satu dari tujuh puncak (Seven Summit) Indonesia. Karena Gunung Binaiya merupakan Gunung tertinggi di kepulauan Maluku dan sekitarnya. Puncak triangulasi Binaiya memiliki ketinggian 3.027m. Meskipun sebenarnya, ada puncak Binaiya-1 yang lebih tinggi yaitu dengan ketinggian 3.055m. Tetapi puncak ini terlarang bagi pendaki sejak 1993 dengan alasan konservasi.

Puncak Gunung Binaiya, Taman Nasional Manusela
Blog ini mencoba bercerita bagaimana perjalanan kami, bagaimana perjalanan yang ideal, apa saja hal-hal yang menjadi kendala, apa saja hal yang harus dipersiapkan dan pengalaman ataupun hal-hal baru dipendakian Binaiya. 

Perjalanan dari Jakarta Menuju Desa Piliana, Pulau Seram


Bagiku, pendakian Binaiya merupakan pendakian tersulit dari lima pendakian puncak sebelumnya. Ya karena pendakian ini memakan waktu paling lama dengan usaha mencapai titik awal pendakian yang tidak mudah. Transportasi dari Jakarta menuju Desa Piliana pun menggunakan berbagai macam moda transportasi. Dari mulai pesawat, angkot, kapal cepat, angkot kembali, rakit, dan mobil. Perjalanan kami pun memakan waktu sampai 2 hari. Kebayang jauhnya :D

Tetapi setelah dipikir ulang, sebenarnya pendakian ini tidak sulit dan tidak jadi momok bagi banyak orang kalau saja kita mempersiapkan waktu dan logistik dengan baik supaya perjalanan berjalan lancar. Kami menempuh Jalur Selatan melalui Desa Piliana sebagai titik awal pendakian. Karena jalur ini memiliki waktu tempuh yang lebih cepat dibandingkan degan pendakian dari Jalur Utara yang melalui Desa Kanikeh. Kami menghabiskan waktu total 8 hari dari Jakarta sampai dengan kembali lagi ke Jakarta. Berikut akan diceritakan. 

Dari Jakarta, perjalanan pertama ditempuh dengan menggunakan pesawat menuju kota Ambon. Sesampainya di kota ini, lalu kita harus menempuh perjalanan darat menuju Pelabuhan Tulehu di sisi Timur Laut pulau Ambon. Perjalanan akan menghabiskan waktu sekitar 1 jam dengan menggunakan angkot sewaan. Biayanya? Nego saja lah di tempat. Akan lebih baik kalo kamu punya kenalan teman-teman Mapala Ambon dan sekitarnya. 
Peta Pulau Ambon dan Pulau Seram, Provinsi Maluku
Lalu, kita menggunakan kapal cepat menuju Pelabuhan Amahai di kota Masohi, Pulau Seram. Sehari-hari, tersedia dua kapal cepat yang berangkat pukul 09am dan 11am dari Pulau Ambon. Biaya naik kapal cepat ini seharga 125.000 IDR untuk kelas ekonomi. dan 260.000 untuk kelas VIP (dengan full A/C). Tetapi kami berangkat hari Minggu dimana kapal cepat tersebut hanya berangkat 1x yaitu pada pukul 11am. Ini merupakan kendala pertama perjalanan kami yang mengakibatkan perjalanan telat 1 hari. 

Kantor Penjualan Tiket di Pelabuhan Tulehu Pulau Ambon.
Kapal Cepat yang kami naiki hari itu.
Kelas VIP. 
Kapal cepat Pulau Ambon-Pulau Seram ditempuh dalam 2 jam. Kondisi kapal cukup baik dengan beberapa ruangan ber AC. Tetapi ketika hari Minggu, seringkali kapal terisi lebih dari kapasitas penumpang yang ada. Karena hari Minggu kapal hanya berangkat 1x sehingga terjadi penumpukan penumpang. Untuk mencapai perjalanan ideal, usahakan perjalananmu pada hari selain hari Minggu. Karena pada hari biasa, kita bisa mencapai kota Ambon pukul 7 am dan langsung menuju Pelabuhan untuk mengejar kapal cepat yang berangkat pukul 9 am. Dengan demikian, kita bisa sampai di pelabuhan Amahai Kota Masohi, Maluku Tengah sebelum pukul 12 pm,

Kota Masohi

Pelabuhan Amahai di kota masohi menjadi pintu masuk utama Pulau Seram. Mungkin teman-teman akan tertarik kalau dijelaskan bahwa kota Masohi ini juga merupakan titik masuk menuju Pantai Ora yang terkenal itu. Iya.. Ora Beach!!. Bisa dicapai dari kota ini dengan berjalan ke arah Utara membelah pulau Seram.

Kota Masohi juga merupakan pintu masuk menuju Taman Nasional Manusela yang merupakan lokasi gunung Binaiya. Di kota ini terdapat Balai Taman Nasional yang merupakan pengelola utama. Setiap pendaki, Harus melakui proses pendaftaran dan mendapatkan Simaksi (Surat Ijin Masuk Kawasan Konservasi) dari Balai ini. Harga simaksinya sangat terjangkau kok. Tidak lebih dari 25.000 idr/orang. Tetapi pendaki harus menyiapkan surat keterangan sehat dari dokter dan foto copy kartu identitas. Mudah. Sebaiknya para pendaki menghubungi petugas di Balai ini semunggu sebelum hari oendakian. Agar para petugas  bisa membantu menyiapkan administrasi dan surat ijin masuk gunung binaiya. Nantinya, pendaki akan mwndapatkan 3 surat yang ahrus diserahkan ke resort dan balai di Desa Yaputih dan kepada Bapak Raja di Desa Piliana.

Jangan mencoba menghindar dari proses ini ya. Karena kalau tidak ada ijin dan tidak memiliki surat, para pendaki akan diminta turun kembali ke Balai Taman Nasional Manusela di Kota Masohi.

Seperti kami pada saat itu, kurangnya informasi ini membuat kami harus menghabiskan 1 malam menginap di kota ini dan menunggu puskesmas buka di esok hari untuk mendapatkan surat keterangan dokter. Hal ini juga yang mengakibatkan perjalanan kaMi tertunda 1 hari. Tetapi pda sisi lain, kami bisa bertemu dokter PTT memeriksa kamidi puskesmas Letwaru di Kota Masohi.  . Dokter ini mwmiliki paras yang cantik luar biasa Dengan nama belakang Latuconsina. Mungkin masih saudara dengnan Prilly Latuconsina.

Berikut Tips untuk mempercepat proses ini. Dapatkan surat keterangan sehat dari  instansi terkait di kota asalmu. Selanjutnya Kirim e-mail yang berisi attachment surat keterangan dan kartu identitas para pendaki ke Balai Taman Nasional Manusela. Sebaiknya dilakukan seminggu menjelang hari pendakian. Para petugas balai ini sangat kooperatif dan mereka bisa menyiapkan surat ijin segera. Sila hubungi Bang William (0822 38358198). Jadi setibanya kita di pelabuhan Amahai, kita langsung menuju balai ini untuk mengambil surat ijin. Dan langsung berangkat menuju Desa Piliana. Dengan begitu, kita bisa menghemat waktu 3-4jam lebih cepat. Sebaiknya pun kita datang ke balai pda hari kerja. Jika pada hari libur, kita bisa meminta bantuan ke Bang William untuk menyimpan surat ijin di rumahnya supaya kita bisa mengambil surat tersebut langsung.

Perjalanan kota Masohi menuju Desa Piliana dapat ditempuh dengan waktu 2 jam mengendarai mobil sewaan. Banyak yang menawarkan mobil terios ataupun avanza dengan harga sewa 100.000/org untuk membawa kita dari masohi menuju batas sungai Kawanua di desa Tehoru. Mobil tersebut efektif diisi sampai dengan 8 pendaki. Atau, kita bisa menyewa angkot yang bisa diisi sampai dengan 12 orang. 


Sungai Kawanua, Kecamatan Tehoru, Pulau Seram

Biasanya, sungai ini akan menjadi penghambat bagi mobil yang ingin menyeberang ke Desa Piliana. Sungai ini terletak setelah kita melewati Kecamatan Tehoru. Tidak ada jembatan yang bisa dilintasi mobil. Kalau mobilmu tinggi, misal menggunakan truk pasir, kamu bisa menyeberangi sungai dengan mudah. Tetapi kalau dengan mobil MVP atau angkot, lebih baik kita berhenti di sungai ini saja. Kemudian kita naik rakit dengan biaya 10.000 IDR/orang. Kemudian melanjutkan perjalanan dengan mobil sewaan kembali.Harga sewa mobil dari sungai ini menuju Desa Piliana sebesar 50.000 IDR/orang. Ataupun, kita bisa menyewa 1 mobil MVP yang bisa diisi hingga 8 orang seharga 350.000 IDR/mobil.

Begini suasana di sisi sungai tersebut. Kami menunggu cukup lama dan menimbang apakah angkot yang kami sewa bisa dan berani menyeberangi sungai. Sementara menuggu, kami mengamatiada salah satu mobil MVP yang menyeberangi sungai ini dengan sukses.
Setelah sang supir angkot tidak menyanggupi permintaan tersebut, akhirnya kami memutuskan menggunakan rakit dan melanjutkan perjalanan ke Desa Piliana dengan mobil lain. Video selanjutnya menunjukkan suasana saat kami menyeberangi sungai.





Tips: jangan terlalu lama menunggu di titik ini. Kalaupun kita tidak bisa menyeberang sungai dengan mobil sewaan, segera turun. Kemudian kita bisa naik rakit, dan menyambung perjalanan kembali dengan menggunakan mobil sewaan yang berbeda.

Selanjutnya, perjalanan dilanjutkan menuju Desa Piliana. Kita akan melewati beberapa jalan yang rusak dan genangan air setinggi betis orang dewasa, Kemudian melalui Desa Yaputih dan kita harus menitipkan Surat Simaksi kepada Resort Balai Taman Nasional manusela di Desa ini. Setelah melewati Desa Yaputih, mobil akan menempuh jalan kecil yang sepi dengan kontur curam. Kemudian kita akan sampai di Desa Piliana setelah berkendara sekitar 20 menit.


Batas Desa Piliana yang tidak bisa dilalui mobil.

Desa Piliana.

Desa ini menjadi titik awal pendakian #gunung #binaiya dari jalur Selatan. Menurut salah satu blog, ketinggiannya sekitar 1.200m di atas permukaan laut. Kalau perjalanan ideal dari bandara Ambon, kita bisa sampai desa ini pada sore hari dengan berkendara sakitar 7 jam. Kemudian pada pendaki diwajibkan lapor ke Bapak Raja sebagai Kepala desa dan menyerahkan simaksi pendakian Binaiya.

Tiba di Rumah Bapak Raja.
Proses klarifikasi oleh Bapak Raja. Untuk menghitung jumlah pendaki sesuai dengan
Surat Pengantar dari Balai Taman Nasional Manusela
Acaa ramah tamah setelah jamuan makan malam.
Balai Desa sebagai tempat tidur kami malam itu.
Bapak Adat bersiap memimpin proses adat untuk pendakian gunung Binaiya.
 Kita bisa beristirahat dan menyiapkan pendakian esok hari di sini. Sorenya, kita juga bisa mandi dengan air melimpah, sebelum kesusahan air selama di atas gunung. Kami diberikan tempat tidur di Balai Desa. Meski tidurnya di lantai beton, tetapi lumayan untuk meluruskan badan. Malam itu juga kami melalui proses upacara adat untuk berdoa agar diberikan kesehatan dan keselamatan selama mendaki. Upacara ini dipimpin oleh Bapak Adat dan berlangsung di Rumah Adat.  

Kita dapat menyewa jasa porter di Desa ini. Utarakan (bukan Uttaran) ke Bapak Raja. Harga sewa jasa porter per hari adalah 150.000 IDR. Oh ya jangan lupa, sampaikan hal ini pada malam hari. Dan pesan kepada Bapak Raja agar sang porter sudah siap menemani di pagi hari ketika kita siap mendaki.

Sepulang pendakian, kita juga bisa menginap lagi di desa ini. Sambil membersihkan badan dan peralatan. Apabila sedikit Bermodalkan senyum dan obrolan, kita bisa menumpang tidur di rumah penduduk. Seperti yang kami lakukan ketika itu. Dengan beralasan menumpang solat dan membeli mie rebus di warung setempat, pemilik warung menawarkan rumahnya sebagai tempat kami tidur. Lumayan, berada dalam rumah mengurangi tingkat dingin suhu di desa ini.

Kita bisa lihat kan, pendakian gunung Binaiya ini sungguh menarik dan banyak hal baru. Transportasi menuju ke Gunung ini saja sudah sangat bervariasi. Belum lagi trek di atas gunungnya. Menarik. Kalau kita tidak bisa mengatur waktu dan logistik, niscaya pendakian akan tidak lancar dan akan berlangsung lebih lama dari jadwal yang sudah disusun.
Nanti di bagian kedua, penulis akan menceritakan mengenai kondisi jalur pendakian dan hal-hal baru yang menjadi pengalaman kami selama mendaki.

Berikut saya ringkas biaya transportasi dan persyaratan menuju gunung Binaiya dengan asumsi jumlah pendaki 7 orang.
Bandara Pattimura - Pelabuhan Tulehu: naik Angkot. Per orang seharga 20.000 IDR.
Pelabuhan Tulehu - Pelabuhan Amahai: Kapal Cepat. Per orang seharga 125.000 IDR.
Pelabuhan Amahai - Kota Masohi - Desa Tehoru - Sungai Kawanua: Mobil sewa (avansa atau Terios). Per orang seharga 100.000 IDR.
Simaksi Binaiya: 25.000 IDR
Penyeberangan Sungai Kawanua: Rakit. Per orang seharga 10.000 IDR
Kendaraan dari Sungai Kawanua -  Desa Piliana: Mobil sewa (avanza atau Terios). Per orang seharga 50.000 IDR.


Happy Hiking yaaa!!!


*ada pesan sponsor. kalau perlu guide yang bisa menemani hiking, silakan kontak:
Bang Ardin 081344869785

*30 Januari 2019. Update kabar dari bang Ardin untuk kondisi jembatan Sungai Kawanua. Bahwa Jembatan ini sudah jadi dan dalam kondisi jalan yang mulus. So gaes, harusnya Pendakian Binaiya menjadi lebih mudah dicapai. Semangat!




Jembatan Sungai Kawanua yang sudah jadi.


Jangan lupa untuk membaca cerita pendakian Gunung Binaiya di tautan berikut ya:  cerita pendakian

Komentar

Unknown mengatakan…
Bisa jadi referensi transportasi buat yg mau kesana nih. Great info
gillnegara mengatakan…
syip bang. makasih udah mampir. silakan..
Cahpare mengatakan…
keren om,,,
brapa hari ni naik turun gunung.
gillnegara mengatakan…
ada di posting yang ke 2 Oom. sudah didetailkan.
makasih udah mampir.
Unknown mengatakan…
wooow.. mantab bang ceritanya
gillnegara mengatakan…
makasih bang. semoga bermanfaat..
Unknown mengatakan…
Makasih banyak info nya sob...
gillnegara mengatakan…
terima kasih kembali sob.
you're welcome.
semoga bermanfaat.
Unknown mengatakan…
Ada rencana balik lagi om??
Sapa tau bisa gabung hihi
gillnegara mengatakan…
Hi Bang Herry,

belum ada rencana balik nih :)
tapi coba aja kontak di beberapa yang komen di blog ini.
siapa tau nemu barengan.
listyan mengatakan…
Haloo mas gilang, salam kenal saya listy
Saya baru lihat ringkasan untuk transport ke binaiya dan ada rencana mau kesana tahun ini ( belum nentuin bulan dan tanggal) kalo boleh direpotkan saya minta kontak mas gilang buat tanya2. ��
gillnegara mengatakan…
Hi Bang Listy.

Boleh. bisa e-mail ke: gillnegara@gmail.com

Iya itu Lovi. :)
kenal juga kah?
bisa tanya ama dia.
gillnegara mengatakan…
Maaf Mbak Listy,
:P

saya pikir cowo.
good luck buat tripnya
Selamat siang apakah ada yg berencana naik tanggal 3 feb?
gillnegara mengatakan…
Selamat siang mbak Ratih,

ayo teman-teman, ada yang mau barengan ama mbak ratih gak nih?
Unknown mengatakan…
Hai mbak listy,kapan rencana ke binaiya,saya tanggal 31 maret ini rencananya
Untuk mas gilang,keren mas blognya bisa buat referensi ni
gillnegara mengatakan…
thanks bang. ia, semoga bermanfaat ya.
sukses pendakiannya.
nurkaloi mengatakan…
Hello mas, bisa ngak kamu share no phone guider atau agent yg bisa bantu kami dr Malaysia mendaki ke gunung ini ?
gillnegara mengatakan…
Hello Kak Nur,

sila hubungi Bang Ardin:
+6285244482412
+6281344930253

ato sila kirim itinerary mu ke: gillnegara@gmail.com
ill try to help you to contact him.
Unknown mengatakan…
hallo bang bisa kirimin contact person yg busa dihubungi saya mau tanya tanya nih
gillnegara mengatakan…

sila hubungi Bang Ardin:
+6285244482412
+6281344930253
victoreric mengatakan…
Mantap infonya, om.
Jadi referensi nih.
Kami naik 28 juni 2017, semoga kisahnya bisa sekeren om dan teman2.
gillnegara mengatakan…
Hi Bang Victoreric,

semangat ya. good luck. di sana. nanti share ceritanya.
Unknown mengatakan…
Kebetulan adek sy sedang dlm pendakian ke sana dr jkt sejak 16 agust lalu. Mohon doa nya.
gillnegara mengatakan…
+Dua Ari,

bismillah. insyaAllah perjalanannya lancar.
Kalibre Shop mengatakan…
Keren gan tulisan nya ada bagian 1 dan 2 nya . Heheheh
Riung Adv mengatakan…
Kalo ada yang perlu peralatan Hiking bisa di cek di Riung Advneture
Unknown mengatakan…
selamat sore bang, mau bertanya. Saya dari jogja dan berencana kesana Mei depan ini dan saat ini sedang dalam modul pelatihan. Mau bertanya bang, untuk rincian waktu pendakian turun, apakah abang bisa sharing? terimakasih
gillnegara mengatakan…
Hi bang +oswindra hermanu,

Jalur turun kurang lebih sama dengan naik.Karena tipe gunung ini yang mendatar dengan beberapa puncak yang turun-naik juga.
Saya lupa detail nya karena sudah hampir dua tahun yang lalu.

Tetapi seinget saya:
Jam 12 siang turun dari Pos 5 (nasapeha). Terus usahakan sampai pos 2 yang ada air (yang ada sungai kecil). jangan sampai kemalaman. karena sangat gelap dan serem. kami waktu itu kemalaman sehingga sampai di pos 2 ini jam 2am. perkiraan perjalanan 6-7jam. jangan berhenti terlalu lama.


Kecuali kalau mau santai, mungkin kita bisa berhenti di pos 3. tetapi resiko tidak ada air.


Dari pos 2 sampai desa sekitar 4-5 jam.

Saran saya, untuk jalur turun, fisik juga harus bagus karena perjalanan masih panjang. dan jarang air.
kalau mau santai, sebaiknya tambah hari saja. samakan jumlah hari naik dan jumlah hari turun. agar tidak terburu-buru.


Good luck.
Unknown mengatakan…
Sukaaaaaa baca nya. Makasih ya mas gilang. Sukses buat pendakian selanjut nya ya.
gillnegara mengatakan…
Hi Unknown,

makasih ya. Doa yang sama untukmu.

Unknown mengatakan…
Rizki' waktu&sehat bisa jadi melipir dizona 3027MDPL
gillnegara mengatakan…
Hi +Suni becun,

Betul. semoga diberikan itu semua.

Makasih sudah mampir.
Ceme DominoQQ Poker mengatakan…
Komentar ini telah dihapus oleh administrator blog.

Postingan Populer